Tuesday, December 18, 2012

Foto-Foto Perjalanan

Jalanku Indah Karena Ilalang
Kubuka salah satu jendela diatas sebuah roda, sambil melaju pelan, ku biarkan jemari membelai lembut kepala ribuan ilalang. Diantara jalanan aspal yang sepi, inilah ketenangan yang begitu murni. 

#TFP Ronde 60




Biduk Menunggu Empunya

Biduk-biduk yang setia menunggu empunya disetiap pagi yang masih buta ditepian Taman Siring, empunya menggunakan senternya untuk mengarahkan motor sang calon penyewa biduk keparkirannya. Untuk selanjutnya mereka bersama-sama menjelajahi sungai Martapura

#TFP Ronde 59









Sop Senerek


Huh.....
Baru tau kalo saya ternyata masih terlalu kuper , Sop Senerek Makanan kesukaan saya sejak saya masih kecil, -baru tau diumur saya yang ke 21-, adalah makanan khas MAGELANG, satu lagi cita rasa khas Magelang yang berbeda dengan yang lain, yang bahkan tak ada di tempat lain.
Merupakan Sop warisan jaman Belanda yang kini menjadi khas Magelang. adaptasi dari masakan khas Belanda, yaitu Snert atau sop kacang polong hijau. Berhubung lidah orang Magelang kurang cocok dengan kacang polong hijau, maka keberadaannya digantikan dengan kacang merah disajikan dengan Tahu dan Tempe, ntah goreng ntah bacem. Pengucapannya juga, lambat laun berubah dari Snert menjadi Senerek. (Sedikit Copy Paste)

Nenek saya, Seingat saya beliaulah yang mengenalkan saya pada Senerek, Nenek saya memang dikenal sebagai seorang yang dengan kehandalan tangannya dapat memikat hati setiap orang lewat hasil masakannya, apapun itu masakannya, "jadi menelan ludah, dan membayangkannya".  

"Teringat seorang teman yang mengajak saya makan sop senerek tapi belum kesampean"

Pasti tak banyak yang tau tentang keberadaan Sop ini, kecuali yang asli Magelang atau yang udah pernah mampir Ke Magelang. Kalo diceritakan pasti ujung-ujungnya hanya menelan ludah, mari saya bantu untuk menemukan dimana sih Sop Senerek yang enak di Kota Magelang :

1. Bu Atmo   Jl. Mangkubumi Magelang (deket Karisidenan, Pom Bensin Cacaban)
2. RM. Pak Parto   Jl. Majapahit 5B
      Jl. Ikhlas 12C Magelang

Ni saya juga bagi picturenya


Mantapkan?? Mak nyuuskan?
Yuk Visit MAGELANG, pasti ga rugi dan ketagihan.. :D


Friday, December 14, 2012

MAGELANGKU, Magelang Kota Harapan, Magelang Kota Sejuta Bunga

hmmm...
Sejuk, dingin...
Hidup, Aman, RAPi, Asri dan Nyaman..



Dibaca Harapan..
yak, Magelang Kota Harapan..

Sabtu, 3 Agustus 1991.. (baru tahu kalo saya lahir dihari Sabtu,HeHeHe)
Itu tanggal kelahiran saya. Saya lahir di Magelang, kayaknya di Rumah Sakit Gladiool,
letaknya di atas SMA Negeri 1 Magelang. Putra pertama dari 2 bersaudara ( kalo dulu gag tau kali yaa).

Terinspirasi dari mas Pandji Pragiwaksono, saya jadi pengen nulis di blog saya sendiri, tentang Kota ku, tempat kelahiranku, tempatku mulai bisa menangis,tersenyum, berteriak, dan tentu saja tempatku mulai mempunyai MIMPI.. 

KOTA MAGELANG..

Mungkin belum banyak yang tau dimana sih Magelang itu? 
Letaknya gampang kok, antara Semarang dan Yogyakarta, tengah tengahnya..
Tepatnya dimana Candi Borobudur itu berdiri, upsz iya, Candi Boobudur thu bukannya ada Di Jogja, soalnya kebanyakan Orang taunya Borobudur itu ada Di Jogja, padahal kan itu punya Jawa Tengah, Kabupaten Magelang tepatnya..

Karena Mas Pandjilah, aku ingin berteriak, aku ingin berbuat, untuk Magelangku, Untuk Indonesiaku, tapi apa yaa? belum kepikiran..
HeHeHe.. 

Cukup mulai dengan cerita tentang Magelang aja yaa..
Walau belum bisa kayak Mas Pandji yang udah keliling Indonesia (kepengen beuud padahal) setidaknya saya bisa cerita sedikit tentang Kota saya, dimana saya dilahirkan..




Magelang di kenal sebagai kota Getuk, ya makanan khasnya getuk, getuk 3 warna, yang belum coba harus tetep coba nie, dijamin enak dan bikin ketagihan dah, kalo kata teman saya patut di beri apresiasi..



Bisa dipilih,ini contoh gambar getuk 3 warna yang biasa dijajakan di pasar, di magelang dipasar manapun ada, soulmatenya makan getuk 3 warna khas pasar ya jelas pake parutan kelapa, mak nyuus,






sumber : http://haztina.blogspot.com/2011/03/getuk-si-manis-dari-magelang.html?showComment=1364747178675#c4346831315903588445 
trus kalo yang ini getuk 3 warna buatan pabrik, cocok buat oleh2, knapa saya milih merk Eco, karena menurut saya itu yang paling enak, bukan bermaksud untuk merendahkan merk yang lain lhoo, disamping itu juga gethuk tidak pake bahan pengawet, jadi ya tak bisa awet lama, harus segera di sikat habis.. :D




Dan masih banyak lagi yang menjadi ciri khas cita rasa Magelang, salah satunya, nasi goreng magelangan, pasti dah kalo yang ini udah banyak yang denger. Nasi dicampur pake mie, lalu digoreng, pake anglo ato tungku, sedeep dah pokoknya, mantap untuk di coba. Eh ada juga lagi yang gag kalah menariknya, yaitu Nasi Resah atau Nasi Lesah, makanan pasar juga, adanya cuma di malam hari, biasanya buka sampe jam pasar mulai beroperasi. merupakan sejenis soto, tapi ada campuran santennya, bisa dinikmati salah satunya di daerah Sablongan (Deket SMA Negeri 3 Magelang) atau di daerah Botton, sama enaknya,sama ramenya, cocok untuk kuliner tengah malam, ditambah gorengan panas, juga harum teh hangat, siapa coba yang tak tegoda? Tentu masih banyak lagi cita rasa khas Magelang yang lainnya..

Ayo Segera Visit Magelang, jangan menunggu lama, cukup mampirpun tak apa, Nikmati Sejuknya, rasakan cita rasa bagian kekayaan Indonesia..
LOVE YOU MAGELANG.. 

CATET : Buat temen2 luar daerah yang ingin mencoba ke Magelang bisa kok cantact saya, saya akan membantu mengenalkan kota saya pada kalian..


Bersambung.......
Agung Gidion R.
Putra asli Magelang


Monday, December 10, 2012

8 Habbits

Semarang 8 - 9 Desember 2012
Training 8 Habbits
Training Center PT. New Ratna Motor ( Nasmoco Group )

Kalo kata sahabatku Ratih Kamajaya, So Touching Experience.. :D
YES ALL RIGHT, So Beautiful So Worthed..

Namanya Martin Teiseran, beliau seorang mentor, guru kepribadian. 8-9 Desember 2012, saya bersama 25 rekan saya (yang tak tau nama dan asalnya,karena belum pernah kenal dan bertemu sebelumnya), sebenernya sih jumlahnya 30 orang termasuk saya, tapi ada 4 rekan saya yang terpaksa harus pulang karena terlambat,  hihihi. kurang displin kayaknya, tapi saya lebih anggep mereka sebagai orang orang yang kurang beruntung. :D 

Saya kagum dengan beliau, di usianya yang menginjak 65 tahun, beliau masih sehat, raut wajahnya masih cerah walau keriputnya tak bisa lagi ditutuppi. Beliau masih mampu berlari, melompat. Luar Biasa. 

Pembukaanya kami diminta sedikit senam, berolahraga, dengan Pak Martin ikut juga "itulah cara saya berkenalan, saya langsung memberi contoh, tidak seperti orang tua yang menyuruh anaknya belajar, tetapi malah si orang tua enak enak nonton TV".
Kami begitu banyak belajar, kami begitu banyak disadarkan, kami begitu banyak diberi contoh.
Pak Martin bersama Bu Martin memang panutan yang hebat, mereka memberi contoh kepada kami,mereka saling mengapresiasi satu sama lain,mereka berpelukan,hmm rasanya indah sekali hidup ini.

Kami diberi Pekerjaan Rumah, 40 soal pilihan ganda, semacam test psikolog, tapi itu lebih untuk mengenal karakter bawaan kami, yang pasti sulit untuk diubah. Ada yang namanya Sanguinis, Plematis, Korelis dan Melankolis, ntah anda termasuk yang mana ' http://ferizkurniawan.com/pengetahuan/4-sifat-manusia-plegmatis-melankolis-sanguinis-koleris ' .
Kalo saya termasuk orang yang Sanguinis. dan itu 90% benar.. :D

Menangis dan Tertawa, itu juga, kami diingatkan kembali supaya kami tidaklupa cara untuk menangis dan tertawa, karena ada sebagian orang yang lupa caranya menangis, dan saya termasuk yang bersyukur karena masih dapat menangis.

Kami diminta berpasangan, menuliskan hal hal baik yang kami anggap ada pada pasangan kami, dan hasilnya luar biasa, aura positif ada didalam diri kami, kami tersenyum bangga.. hahahahaha.. :D
setelah itu kami diminta menemukan sifat buruk kami sendiri, eh tapi kok ternyata sulit.

Dipenghujung acara kami diminta sedikit menuliskan sepenggal kisah kecil kami pada sebuah buku, kami juga diminta mengisi misi Pribadi. Setelah selesai kami dikumpulkan dalam keadaan duduk melingkar. Pak Martin membuka cerita dengan kisah masa kecilnya, perjalanan hidupnya, dan tentu tentang ayah dan ibunya, menyentuh. Setelah beliau bercerita kami diminta memeluknya, kami semua merasakan suasana yang haru. Kemudian kami dibagi menjadi 3 kelompok yang masing masing satu mentor. Ada Pak Martin, Bu Martin dan Pak Sarjono Purbo. Didalam kelompok kami, kami diminta bercerita sepenggal kisah kami dan wajib membacakan misi Pribadi kami, suasana begitu hening, tak ada komentar, tak ada tepuk tangan,begitu sunyi. Banyak kisah luar biasa yang saya dengar, teman teman begitu kuat, begitu tegar, mereka pribadi yang hebat. Kami bercerita jujur, walau belum mengenal satu dengan yang lain, kami saling memberikan pelukan satu dengan yang lain. Kami berlinang air mata, sungguh moment yang luar biasa.
Terima Kasih kawan, pelukan kalian menguatkanku.. :)

Sampailah kami pada Sayonara, kami saling bergandengan tangan. Dan yang saya tau masih banyak teman yang mempunyai cobaan yang lebih berat daripada saya, saya bersyukur,berterima kasih. Sampai Jumpa lagi kawan. Kita harus bisa mewujudkan Impian kita.. :).





Eh iya, ini dia 8 Habbits itu:
Menjadi proaktif, merujuk pada tujuan akhir, dahulukan yang utama, berpikir menang/menang, berusaha memahami terlebih dahulu baru dipahami, mewujudkan sinergi, dan melakukan perbaikan terus-menerus, menemukan panggilan jiwa dan mengilhami orang lain untuk menemukan panggilan jiwa mereka. :)

Terima Kasih Semarang hariku selalu indah bersamamu.
Dan semoga dalam waktu yang lama, aku tidak akan mengunjungi Semarang lagi.Kenanganku disana begitu kuat. Sampai kapanpun aku pasti tak bisa melupakannya.



Agung Gidion R.

Friday, September 21, 2012

Aku Ki Sopo??



Nama Saya Agung Gidion Roemengan. 
Tumbuh dan besar di sebuah Kota kecil di kaki lima Gunung. Kota tertua ke2 di Indonesia
Magelang
Alur di kehiduppan ini telah membawa saya bertemu secuil perjalanan baru, banyak teman baru, juga membawa diri saya ke pelajaran tentang kehiduppan yang lebih dalam.
Membuka hati dengan sejuk pagi hari, membiarkannya tetap terbuka supaya diisi oleh kisah panjang sang mentari dan bintang yang berasi-rasi.
Tempat ini seperti sebuah kursi goyang kayu, yang jika aku duduk diatasnya, aku dibawanya melewati ruang waktu kebelakang mengingat kembali tentang kisah atau kedepan untuk menerka tentang Impian.


E-mail      : dionbernabeu@gmail.com
Twitter     : @dionbernabeu
Facebook    : Agung Gidion R