Monday, December 10, 2012

8 Habbits

Semarang 8 - 9 Desember 2012
Training 8 Habbits
Training Center PT. New Ratna Motor ( Nasmoco Group )

Kalo kata sahabatku Ratih Kamajaya, So Touching Experience.. :D
YES ALL RIGHT, So Beautiful So Worthed..

Namanya Martin Teiseran, beliau seorang mentor, guru kepribadian. 8-9 Desember 2012, saya bersama 25 rekan saya (yang tak tau nama dan asalnya,karena belum pernah kenal dan bertemu sebelumnya), sebenernya sih jumlahnya 30 orang termasuk saya, tapi ada 4 rekan saya yang terpaksa harus pulang karena terlambat,  hihihi. kurang displin kayaknya, tapi saya lebih anggep mereka sebagai orang orang yang kurang beruntung. :D 

Saya kagum dengan beliau, di usianya yang menginjak 65 tahun, beliau masih sehat, raut wajahnya masih cerah walau keriputnya tak bisa lagi ditutuppi. Beliau masih mampu berlari, melompat. Luar Biasa. 

Pembukaanya kami diminta sedikit senam, berolahraga, dengan Pak Martin ikut juga "itulah cara saya berkenalan, saya langsung memberi contoh, tidak seperti orang tua yang menyuruh anaknya belajar, tetapi malah si orang tua enak enak nonton TV".
Kami begitu banyak belajar, kami begitu banyak disadarkan, kami begitu banyak diberi contoh.
Pak Martin bersama Bu Martin memang panutan yang hebat, mereka memberi contoh kepada kami,mereka saling mengapresiasi satu sama lain,mereka berpelukan,hmm rasanya indah sekali hidup ini.

Kami diberi Pekerjaan Rumah, 40 soal pilihan ganda, semacam test psikolog, tapi itu lebih untuk mengenal karakter bawaan kami, yang pasti sulit untuk diubah. Ada yang namanya Sanguinis, Plematis, Korelis dan Melankolis, ntah anda termasuk yang mana ' http://ferizkurniawan.com/pengetahuan/4-sifat-manusia-plegmatis-melankolis-sanguinis-koleris ' .
Kalo saya termasuk orang yang Sanguinis. dan itu 90% benar.. :D

Menangis dan Tertawa, itu juga, kami diingatkan kembali supaya kami tidaklupa cara untuk menangis dan tertawa, karena ada sebagian orang yang lupa caranya menangis, dan saya termasuk yang bersyukur karena masih dapat menangis.

Kami diminta berpasangan, menuliskan hal hal baik yang kami anggap ada pada pasangan kami, dan hasilnya luar biasa, aura positif ada didalam diri kami, kami tersenyum bangga.. hahahahaha.. :D
setelah itu kami diminta menemukan sifat buruk kami sendiri, eh tapi kok ternyata sulit.

Dipenghujung acara kami diminta sedikit menuliskan sepenggal kisah kecil kami pada sebuah buku, kami juga diminta mengisi misi Pribadi. Setelah selesai kami dikumpulkan dalam keadaan duduk melingkar. Pak Martin membuka cerita dengan kisah masa kecilnya, perjalanan hidupnya, dan tentu tentang ayah dan ibunya, menyentuh. Setelah beliau bercerita kami diminta memeluknya, kami semua merasakan suasana yang haru. Kemudian kami dibagi menjadi 3 kelompok yang masing masing satu mentor. Ada Pak Martin, Bu Martin dan Pak Sarjono Purbo. Didalam kelompok kami, kami diminta bercerita sepenggal kisah kami dan wajib membacakan misi Pribadi kami, suasana begitu hening, tak ada komentar, tak ada tepuk tangan,begitu sunyi. Banyak kisah luar biasa yang saya dengar, teman teman begitu kuat, begitu tegar, mereka pribadi yang hebat. Kami bercerita jujur, walau belum mengenal satu dengan yang lain, kami saling memberikan pelukan satu dengan yang lain. Kami berlinang air mata, sungguh moment yang luar biasa.
Terima Kasih kawan, pelukan kalian menguatkanku.. :)

Sampailah kami pada Sayonara, kami saling bergandengan tangan. Dan yang saya tau masih banyak teman yang mempunyai cobaan yang lebih berat daripada saya, saya bersyukur,berterima kasih. Sampai Jumpa lagi kawan. Kita harus bisa mewujudkan Impian kita.. :).





Eh iya, ini dia 8 Habbits itu:
Menjadi proaktif, merujuk pada tujuan akhir, dahulukan yang utama, berpikir menang/menang, berusaha memahami terlebih dahulu baru dipahami, mewujudkan sinergi, dan melakukan perbaikan terus-menerus, menemukan panggilan jiwa dan mengilhami orang lain untuk menemukan panggilan jiwa mereka. :)

Terima Kasih Semarang hariku selalu indah bersamamu.
Dan semoga dalam waktu yang lama, aku tidak akan mengunjungi Semarang lagi.Kenanganku disana begitu kuat. Sampai kapanpun aku pasti tak bisa melupakannya.



Agung Gidion R.

1 comment: