Sunday, March 31, 2013

Menanti Pagi di Punthuk Setumbu



Punthuk Setumbu


Selamat Pagi hari Selasa 12 Maret 2013.. :)
Saya, Tambun * , Anung * , Ucup * , Aji * , Bongol * , Nudia *  , dan pacarnya Tambun Rara apa ya namanya, lupa. Kami punya niat bangun pagi, kalo kata Aji, "Menunggu mentari menyapa bumi", puitis banget yaak...
Spot yang kami kunjungi kali ini bernama Puthuk Setumbu , didaerah Borobudur, Magelang, tempatnya enggak jauh kok dari Candi Borobudur, sekitar 15 menit, lalu dilanjutkan dengan 15 menit lagi berjalan kaki. Tarif masuknya 15 ribu per orang. kok serba 15 yaa? :)

Memang betul kata orang kalo mau ngejar Sunrise perlu niat yang double untuk bangun pagi, karena kami mahasiswa yang punya kebiasaan bangun siang,hahahaha, keliatan males banget yaa?
Senin malam tanggal 11 Maret 2013 kami nunut turu neng omahhe Tambun, Rumah Tambun terletak di Japunan, karena kalo kita berangkat sendiri2 dari rumah saya yakin gag bakal semuanya mau berangkat. Adem dan males alasan utamanya. Jam 3 Pagi kami udah bangun, prepare, dan jam setengah 4 kami cuus menuju Puthuk Setumbu, jalannya enak kok, gag ruyem dan gag rusak juga, lancar pokoknya.
Terlihat punggung gunung-gunung mulai berubah warna, mentari akan tiba, pertanda bagi burung-burung untuk mulai berkicau , pertanda bagi setiap makhluk sejuta mimpi bernama manusia harus memulai hari baru.



Setelah sampe di Pos masuk, motor ataupun mobil harus diparkir ditempat yang disediakan.
Nunut kencing dulu, karena udara dingin bikin lebih mudah kebelet. Bayar 15 ribu perkepala, lanjut jalan kaki. Setelah sampe dipuncak Setumbu masih sepi, tapi udah ada sekelompok manusia pecinta alam yang ngecamp disana.
Selang beberapa menit langitpun sudah mulai berubah warna.

Memandang ke Timur (Karena Matahari terbit dari Timur) , Terlihat nuansa yang luar biasa, gunung pager Magelang Telomoyo, Merbabu dan Merapi, Citylight warna warni Kota Magelang, Langit cerah penuh bintang, Serta perpaduan hijau pepohonan dan Candi Borobudur yang masih di selimuti kabut menjadi sarapan kami pagi itu.
Suasana seperti ini yang pasti membuat kita Manusia kembali mengingat dan kembali bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Baik. Thanks God For This Experience. :)

*Dan selalu ada cerita lain yang tak dapat diungkapkan lewat sebuah tulisan.

Para personil menanti pagi di Puthuk Setumbu

Yang lagi prewed, cie cie ^^

Puthuk Setumbu











5 comments:

  1. Tulisannya Informatif, jadi kepikiran mau ke Puthuk Setumbu, padahal Nopember 2013 lalu Saya jalan-jalan ke Borubudur

    ReplyDelete
  2. Terima kasih pak sudah mampir.. hehehe.. waah sayang sekali itu.. ada 2 alternatifnya sunrise disana lewat Manohara hotel dan Punthuk Setumbu.. diulang ke Borobudur lgi Mas..

    ReplyDelete
  3. tulisannya informatif, tapi kalau bisa kasih saran yg bukan bhs indo dikasih garis miring mas, jadi gak bingung kalo bukan org jawa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulisan lama eh.. Malu sendiri bacanya.. hahaha..
      Terima Kasih mas sudah mampir.. Diterima sarannya Mas, maap bikin bingung..

      Delete