Sunday, March 09, 2014

Indah Ujung Sukabumi, Ujung Genteng, Curug Cikaso

Penghujung bulan Januari 2014, kembali saya menjadi saksi hidup tentang keindahan Indonesia. Negeri dengan Jutaan keindahan alamnya, dan tak mungkin ada seorangpun yang menyangkalnya.
Sukabumi Jawa Barat, menjadi tujuan kami. Dan kebetulan saya saat itu sedang berada di Depok Jawa Barat, jadi untuk ke Sukabumi tidak memakan waktu yang terlalu berhari-hari.

Ujung Genteng merupakan daerah Pantai dengan view laut yang biru bersih, pantainya berpasir putih dengan karang yang rata tersebar di pantainya adalah ciri khas tersendiri dari Pantai ini.
Ujung Genteng juga tidak terlalu ramai, artinya tidak begitu banyak yang berjualan (warung), tidak ada yang menawarkan jasa penyewaan payung (nampaknya), kamar mandi untuk bilas setelah main air pasti sudah ada, dan untuk pengunjung yang datang menikmati pantai ini juga tidak terlalu banyak, mungkin para pengunjung lebih memilih untuk pergi ke Pelabuhan Ratu atau Sawarna, meningat jalannya yang searah, tapi terpisah dipersimpangan.
Dan jangan dikira Ujung Genteng dekat dengan Kota Sukabumi, jauh, masih jauh, mungkin gambarrannya jarak antara Kota Yogyakarta dengan pantai-pantai luar biasa di Gunung Kidul. Akses menuju Ujung Genteng juga tidak begitu bagus, jalanan masih seperti tantangan yang harus dilalui untuk mendapatkan Pemandangan yang menakjubkan, untuk mendapatkan ketenangan batin dan kelepasan penat. Rusak, berlubang, belok-belok, naik turun, lewat hutan, lewat jurang, untungnya nggak pakai acara naik gethek. hihi. Untuk angkutan umum menuju Ujung Genteng saya sendiri kurang tau, tapi kayaknya gaga ada deh. :))

Friday, March 07, 2014

Kiluan, Taman Lumba-Lumba


Sunset Teluk Kiluan

Pertunjukkan lumba-lumba sangat familiar di telinga kita, nggak perlu jauh-jauh ditempat kita tinggal pasti pernah ada sebuah panggung pertunjukkan penataan kursi penontonnya menyerupai anak tangga, mengelilingi sebuah kolam renang yang nggak pernah kita tau berapa kedalamannya.
Nah! Saya jadi melamun, ingat kalo saya waktu kecil dulu, TK mungkin pernah punya kenangan dengan panggung seperti itu, dan seingat saya hanya sekali itu juga saya nonton pertunjukkan lumba-lumba. Saya juga pernah foto tuh dicium ma lumba-lumba, tapi ntah sekarang dimana fotonya, hehehe..
Akhir-akhir ini, kayaknya juga udah dari dulu deh, temen-temen saya,lewat Twitternya banyak yang menolak kehadiran pertunjukkan lumba-lumba, alasannya sih mudah ditebak, karena Manusia yang menangkap lumba-lumba memperlakukannya seperti binatang, ya emang lumba-lumba itu binatang, upss..
Perlakuannya nggak wajar, pelatihnya kasar, lumba-lumbanya disiksa. Pada situasi seperti ini saya bingung harus menempatkan diri saya pada posisi yang mana, di satu sisi saya sepertinya percaya bahwa mereka yang melatih lumba-lumba melakukan paksaan untuk memaksa lumba-lumba supaya mengikuti apa yang diinginkan sang pelatih, mungkin kadang mereka juga dipecut, tapi saya nggak pernzh secara langsung melihatnya, disisi lain, jika saya melihat video atraksi lumba-lumba, saya merasa lumba-lumba itu enjoy aja, asyik aja, bahkan mereka seperti menikmati setiap atraksi yang mereka lakukan. Terpesona gag sih melihat lumba-lumba bisa lompat beberapa meter dari permukaan air, air itu seperti trampolin buat mereka.